Polisi Bongkar Jaringan Togel Online Yang Beromzet Miliaran Rupiah

togel-onliPolisi Bongkar Jaringan Togel Online Yang Beromzet Miliaran Rupiahne-terpercaya-1

Polisi Kalimantan Barat menangkap Johan alias Aliong, seorang pedagang togel  di Kabupaten Mempawah. Berdasarkan hasil ujian, Johan sudah setahun menjalankan bisnis judi.

“Judi itu semacam undian dengan omzet 600 hingga 800 juta rupiah perbulan,” kata Direktur Komisi Khusus Reserse Kriminal Polda Kalbar, Kombes Mahyudi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13 November 2008).

togel online terpercaya

Johan ditangkap pada Sabtu (11/10) saat merekam data undian di ponselnya. Polisi juga menemukan bukti pesan masuk di ponsel tersangka yang berisi undian.

Tersangka diduga atas Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 27 ayat (2) UU No 19/2016 amandemen UU No 11/2008 tentang ITE dan / atau Pasal 303 KUHP, ”kata Mahyudi.

Dari tangan tersangka, polisi menyita uang tunai Rp.139.124.000, sebuah smartphone, dua ponsel, dan seikat dokumen rekapitulasi undian.

Keesokan harinya, Minggu (11/11), Badan Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar menangkap bandar judi bola online Hassan atau Lameson Bola di Singapura. Saya memainkan permainan bola dan togel online.

Setelah kita masuk ke rumah tersangka, pada saat itu tersangka sedang melakukan rekapitulasi pengundian dan ponsel tersangka masih ada kegiatan pemasangan oleh installer melalui SMS dari installer ke nomor ponsel tersangka,” Mahyudi menjelaskan.

Selain ponsel tersangka saat diamankan, dia juga masih terkoneksi dengan situs game bola online di www.agent.mabetsika.com, lanjutnya.

Mahyudi mengumumkan, modus yang digunakan tersangka dalam penyelenggaraan game bola online adalah pelanggan menghubungi tersangka untuk membuat akun game bola online.

Setelah akun pelanggan dibuat, tersangka meminta pelanggan untuk menyetorkan uang yang digunakan untuk pertandingan sepak bola.

“Cara pembayaran nasabah kepada tersangka saat menyetor adalah dengan transfer dan tunai. Tersangka permainan bola online ini sudah 10 tahun berada di kawasan Singkawang dengan omzet bulanan rata-rata Rp 500 hingga Rp 600 juta,” kata Mahyudi. .

Dari tangan tersangka, polisi menyita ponsel, komputer laptop, uang tunai Rp18.500.000, dan saldo Rp173.000.000 di situs.

Tersangka akan dikenakan pasal yang sama dengan tersangka kasus pertama,” kata Mahyudi

Sumber: detik.com